Bismillah
Saudaraku Yang Budiman,
Sesungguhnya ketenangan hati dan kesenangannya serta hilangnya rasa gundah dan resah merupakan keinginan setiap orang dan dambaan setiap diri. Karena dengan demikian akan tercapai kehidupan yang tenteram, bahagia dan sejahtera. Untuk mencapai hal-hal tersebut diperlukan sarana-sarana yang bersumber dari pemahaman Agama yang benar dan bersifat nyata dan bukan sekedar angan-angan , yang kesemuanya tidak akan dapat dicapai kecuali oleh seorang mu’min dan mempunyai keyakinan dan amal yang mantap.
Dalam
Renungan kali ini akan kami nukilkan beberapa sarana penting yang
dengan izin Allah seorang muslim akan bisa menggapai kebahagiaan hidup
baik di dunia maupun diakhirat kelak, In Syaa Allohu. Tentu
mewujudkanya dengan semangat , kesungguhan beramal serta sabar dan ridho
dari ketentuan Alloh Aza Wajjala.
Maka hendaknya setiap diri merenung dan mengkoreksi sejenak sekarang :
Pertama : Sudahkah kita MENGETAHUI dan MENANAMKAN pada diri – diri kita sarana – sarana kebahagian tersebut?
Kedua :Sudahkan kita BERSABAR MENGAMALKAN dari sarana – sarana kebahagian tersebut?
Ketiga
:Sudahkan kita MENYEBARKANYA DAN MENGAJARKANYA KEPADA KELUARGA, TEMAN
DEKAT MAUPUN JAUH SERTA KAUM MUSLIMIN SECARA UMUM dari sarana – sarana
kebahagian tersebut , sehingga merekapun akan merasakan kebahagiaan
ini?
Saudaraku
yang budiman ,dibawah ini adalah sarana-sarana untuk mencapai
kebahagian hidup di Dunia dan Ahkirat Yang kami nukil sebagaimana
dijelaskan oleh Syeikh Abdurahman Ass’diy Rahimahulloh, Mari
kita berlomba lomba bersama untuk memenuhi hal hal dibawah ini sehimgga
kebahagiaan hakiki akan kita raih dengan izin Alloh Aza Wa Jalla,
Diantara Sarana-Sarana Yang Menolong Supaya Bisa Meraih Kebahagian Hidup Itu Adalah:
وأعظم الأسباب لذلك وأصلها وأسهاه الإيمان والعمل الصالح *
1. Beriman dan beramal Saleh (ini adalah sebab kebahagian terbesar dan mendasar,pent )
الإحسان إلى الخلق بالقول والفعل، وأنواع المعروف*
2.
Berbuat baik kepada makhluk dengan perkataan dan perbuatan dan
macam-macam kebaikan lainya (ini termasuk sebab yang dapat menghilangkan
keresahan dan kegundahan hati Dan Perbuatan baik ini disesuaikan dengan
hak hak mahkluk,pent)
الاشتغال بعمل من الأعمال أو علم من العلوم النافعة*
3.
Sibuk beramal dari amal-amal atau ilmu yang bermanfaat(Ini termasuk
hal yang dapat menghilangkan kegundahan hati yang timbul dari kegalauan
jiwa karena disibukkan oleh urusan-urusan yang memberatkanya)
اجتماع الفكر كله على الاهتمام بعمل اليوم الحاضر، وقطعه عن الاهتمام في الوقت المستقبل، وعن الحزن على الوقت الماضي*
4.
Mengkonsentrasikan semua pikiran untuk mengerjakan sebuah pekerjaan
pada hari ini dan menghentikan dari pemikiran-pemikiran yang akan datang
serta menghentikan dari kesedihan pada waktu-waktu yang lampau.
الإكثار من ذكر الله, فإن لذلك تأثيرا عجيبا في انشراح الصدر وطمأنينته، وزوال همه وغمه*
5.
Memperbanyak zikir kepada Allah ta’ala (Berzikir pengaruhnya sangat
menakjubkan dalam mendatangkan kelapangan dada dan ketenangan hati,
serta menghilangkan rasa resah gelisah
التحدث بنعم الله الظاهرة والباطنة *
6. Menyebut-nyebut nikmat-nikmat Allah, baik yang lahir maupun yang batin.
استعمال
ما أرشد إليه النبي في الحديث الصحيح حيث قال: انظروا إلى من هو أسفل منكم
ولا تنظروا إلى من هو فوقكم فإنه أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم *
7.
Melihat orang-orang yang berada di bawahnya dan tidak melihat
orang-orang yang ada di atasnya,sebagaimana petunjuk hadits Rosul
:“Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan janganlah melihat
orang-orang yang berada di atas, karena sesungguhya itu lebih
memungkinkan untuk tidak meremehkan nikmat-nikmat Allah atas kalian.”
(Rowahu Bukhari dan Muslim).
استعمال
هذا الدعاء الذي كان النبي يدعو به: اللهم أصلح لي ديني الذي هو عصمة
أمري، وأصلح لي دنياي التي فيها معاشي، وأصلح لي آخرتي التي إليها معادي،
واجعل الحياة زيادة لي في كل خير، والموت راحة لي من كل شر
8.
Berdoa dengan doa yang dipanjatkan Rasulullah Seperti :Ya Allah,
perbaikilah bagiku agamaku yang merupakan pelindung perkaraku,
perbaikilah bagiku duniaku yang merupakan tempat kehidupanku,
perbaikilah akhiratku yang di sana tempat kembaliku, jadikanlah
kehidupan ini sebagai sarana bagiku untuk menambah kebaikanku, dan
kematian sebagai tempat istirahat dari segala keburukan”. (HR. Muslim).
قوة القلب وعدم انزعاجه وانفعاله للأوهام والخيالات التي تجلبها الأفكار السيئة*
9. Memantapkan
hati dan tidak tenggelam pada kepanikan atau bayangan dan
pikiran-pikiran buruk,ini sangat besar pengaruhnya untuk menghindari
tekanan penyakit-penyakit jiwa maupun penyakit-penyakit fisik
ومتى
اعتمد القلب على الله، وتوكل عليه، ولم يستسلم للأوهام ولا ملكته الخيالات
السيئة، ووثق بالله وطمع في فضله- اندفعت عنه بذلك الهموم والغموم، وزالت
عنه كثير من الأسقام البدنية والقلبيةه
10.Bertawakal
Kepada Alloh, Jika hati selalu bergantung kepada Allah , bertawakkal
kepada-Nya, tidak larut dalam bayang-bayang ketakutan serta
pikiran-pikiran buruk diiringi bersandar kepada Allah seraya
benar-benar mengharap karunia-Nya, maka yang demikian itu akan mengusir
perasaan gundah dan sedih, dan menghilangkan berbagai penyakit badan dan
hati
وينبغي
أيضا إذا أصابه مكروه أو خاف منه أن يقارن بين بقية النعم الحاصلة له
دينية أو دنيوية، وبين ما أصابه من مكروه فعند المقارنة يتضح كثرة ما هو
فيه من النعم، واضمحلال ما أصابه من المكاره
11.Membandingkan
kenikmatan yang diterima dengan kesulitan yang diderita, Setiap
diri selayaknya jika ditimpa kesulitan atau khawatir terhadapnya agar
membandingkannya antara kenikmatan yang telah dia perolehnya baik dalam
nikmat agama dan dunia dan membandingkanya dengan kesulitan yang dia
alami, maka akan dia dapatkan betapa jauh lebih banyak kenikmatanya
dalam dirinya daripada kesulitan dan musibah yang dia rasakan.
Demikian
beberapa hal yang merupakan bagian puncak dari sarana untuk menghindar
dari kesedihan yang berlarut-larut dan agar bisa menggapai kebahagiaan
hidup dan mati , tinggal kita semua bagaimana bersungguh-sungguh dengan
perkara-perkara diatas.
Waollohu a’lam bisowab.
Ditulis Oleh
Ustadz Abu Amina Aljawiy
Diposting oleh Admin Mahad Annashihah Cepu Jawa Tengah
Tidak ada komentar :
Posting Komentar